BANDA ACEH, 16 Oktober 2026 – Prestasi membanggakan kembali diperoleh alumni UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Nadiaturrahmi, S.Ag., alumni Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, terpilih sebagai salah satu dari 12 perwakilan Indonesia dalam Australia-Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) 2026 di Australia. Ia berangkat ke Australia pada Jumat (16/10/2026) untuk mengikuti program yang diselenggarakan oleh Deakin University.
Nadiaturrahmi berhasil terpilih setelah melewati proses seleksi yang kompetitif, dengan lebih dari 2.000 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Kesempatan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan pengembangan dirinya sekaligus membuka ruang untuk memperluas wawasan dan pengalaman di tingkat internasional.
Semangat untuk terus berkembang juga tercermin dalam rekam jejak prestasinya. Alumni yang menyelesaikan studi pada 2023 tersebut pernah meraih medali perak dan perunggu dalam kompetisi debat bahasa Inggris tingkat nasional. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanannya dalam mengasah kemampuan komunikasi, membangun argumentasi, dan meningkatkan kepercayaan diri.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses pembinaan dan pendampingan yang turut mewarnai perjalanan Nadiaturrahmi. Ia merupakan anak asuh Ustaz Dr. Fikri Sulaiman Ismail, Lc., M.A., dan Ustaz Lazuardi Muhammad Latif, Lc., M.Ag., Ph.D. Keduanya senantiasa memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi agar Nadiaturrahmi terus bersemangat meningkatkan kompetensi diri, baik selama menempuh pendidikan di Prodi IAT, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, termasuk ketika mengikuti kompetisi debat bahasa Inggris, maupun setelah menyelesaikan studi dan menjadi alumni.
Dukungan para pengasuh menjadi bagian berharga dalam perjalanan pengembangan dirinya. Pendampingan yang berkelanjutan tersebut mendorong Nadiaturrahmi untuk terus mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan memanfaatkan berbagai peluang untuk berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
Program AIMEP 2026 berlangsung pada 17 Oktober hingga 1 November 2026 di Melbourne dan Sydney. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan Muslim di Australia, keberagaman budaya, serta dialog antaragama dan antarbudaya. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta berkesempatan untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat pemahaman antara masyarakat Muslim Indonesia dan Australia.
Saat ini, Nadiaturrahmi bertugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Penyuluh Agama Islam di Kota Sabang. Ia berharap pengalaman internasional tersebut tidak hanya memperkaya wawasan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada kedua ayah asuh saya yang selama ini senantiasa membimbing, mengarahkan, dan memotivasi saya untuk terus belajar serta meningkatkan kompetensi diri. Dukungan mereka menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berkembang dan berani mengambil peluang. Semoga pengalaman dan pengetahuan yang saya peroleh melalui AIMEP dapat diterapkan dalam kegiatan penyuluhan agama Islam serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Aceh,” ujarnya.
Keikutsertaan Nadiaturrahmi dalam AIMEP 2026 menjadi momentum untuk terus memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri. Pengalaman tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya perjalanan pribadinya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan penyuluhan agama Islam dan penguatan pemahaman lintas budaya di tengah masyarakat Aceh.

Posting Komentar